Pages

Selasa, 30 September 2014

Pengertian dan Penyebab Bad Sector Harddisk




 Pengertian Bad Sector

Setiap PC atau laptop terdapat komponen yang sangat penting untuk media penyimpanan berkapasitas besar yaitu harddisk.  Harddisk jika tidak dirawat  akan mengalami beberapa gangguan, gangguan yang paling sering adalah bad sector. Gangguan ini akan menyebabkan OS tidak bisa berjalan dengan optimal,  proses pengerjaan apapun berjalan lambat bahkan OS tidak bisa tampil karena melakukan restart terus-menerus.

Bad Sector adalah keadaan dimana satu sektor dalam harddisk atau removable disk mengalami kerusakan sehingga tidak bisa lagi digunakan sebagai tempat penyimpanan data. hal ini sering terjadi karena beberapa hal, misalnya putusnya koneksi saat adanya proses transfer data atau disebabkan oleh benturan yang menyebabkan kerusakan secara permanen.

Penyebab Bad Sector
 Beberapa penyebab Bad sector antara lain :
  1. Melemahnya magnetik dari piringan harddisk dan kesalahan mekanis. Kemungkinan, daerah magnetik disk kehilangan magnet dan karenanya ketidakmampuan untuk menyimpan data.
  2. Akibat dari guncangan atau getaran, dimana saat mengoperasikan komputer, dan saat harddisk sedang melakukan proses baca dan tulis, bila terjadi goncangan atau getaran, dapat menyebabkan head akan menggesek piringan dari harddisk sehingga menyebabkan goresan pada piringan, sehingga terjadi bad sector.
  3. Daya listrik yang menurun secara tiba-tiba saat harddisk melakukan proses baca dan tulis, sehingga head akan terhenti mendadak dan bekerja mendadak saat daya listrik naik lagi secara tiba-tiba, dimana head dapat menggesek piringan harddisk
  4. Akibat dari susunan file pada harddisk tidak teratur, sehingga head tidak teratur dalam membaca urutan file yang dibutuhkan sebuah aplikasi, yang lama-kelamaan head dapat menggesek plater dari harddisk dan mengakibatkan bad sector pada harddisk
Bad sector tersebut memiliki kecenderungan untuk menyebar dan biasanya tidak dapat diperbaiki. Ketika Bad sector menyebar, dapat menyebabkan ketidakstabilan sistem ketika file sistem penting lainnya rusak. Data yang rusak ringan masih dapat diperbaiki dengan beberapa software.
Bad sector juga bisa disebabkan oleh pemeriksaan Parity yang buruk saat menyalin bit pada disk. Pada harddisk modern data akan disimpan secara transparan dan akan menyimpan Parity bit bersama-sama dengan data. Ketika data dibaca, bit paritas juga diambil dan dibandingkan untuk menjamin integritas data. Hal ini berlangsung tanpa sepengetahuan user. Ketika bit parity rusak untuk beberapa alasan, kemudian akan berakibat pada kesalahan bad sector. Dalam hal ini, melalui beberapa perangkat lunak pemulihan proprietary, ADRC benar-benar bisa memperbaiki bad sector tanpa kehilangan data dengan mengoreksi atau menulis ulang bit-bit Parity yang rusak pada disk.
Sangat sering bad sector dapat terjadi sebagai akibat dari head gagal dalam melakukan proses baca dan tulis. Ketika head gagal dalam proses membaca dan menulis dan menafsirkan sinyal magnetik normal, selain itu bad sector juga bisa terjadi karena tanda-tanda awal disk crash karena mengalami penurunan kinerja.
Solusi untuk masalah Bad Sector jika disk masih bekerja dengan baik, segera backup data penting untuk menghindari hilangnya data lebih lanjut. Jika sistem merespon kemancetan data saat mengcopy data yang penting itu berarti data ada tersimpan pada lokasi bad sector tersebut dan susah dikembalikan.
Umumnya, proses format penuh harus dapat “menutupi” bad sector atau mengalokasikan sektor buruk dalam tabel alokasi file. dan bisa terus menggunakan disk sementara sistem operasi akan memperhatikan lokasi bad sector dan menghindari sector tersebut. Utilitas lain seperti CHKDSK umum yang disediakan oleh Sistem Operasi Windows dapat membantu untuk mendeteksi dan menandai bad sector. Selama scan pada permukaan piringan harddisk, head akan mencoba untuk menulis data ke sektor itu dan kemudian membaca kembali apakah bekerja atau tidak. Jika proses baca dan tulis tidak dapat dilakukan, sektor ini ditandai sebagai bad sector karena tidak dapat digunakan. Sistem operasi akan mencatat sektor tertentu dan menghindari pemakaian sektor tersebut. Setelah itu, bad sector akan dipetakan ke sektor khusus pada drive yang disediakan.
Memeriksa dan Memperbaiki Bad Sector
Untuk memeriksa bad sector pada harddisk, dapat dilakukan dengan cara :
1.      Double klik My Computer, kemudian klik kanan partisi harddisk, contohnya C, D atau E yang akan diperiksa.
2.      Kemudian Klik Properties, Lalu klik tombol Tools.
3.      Selanjutnya klik Check now.
Bila bad sector pada harddisk masih bad sector yang ringan dapat diperbaiki dengan cara :
  1. Menggunakan fasilitas check now diatas, dan pilih fasilitas repair
  2. Menggunakan beberapa software seperti HDD Regenerator, atau software Low Level Format 

sumber (http://comlap1.blogspot.com/2012/08/pengertian-dan-penyebab-bad-sector.html)

STRUKTUR SISTEM OPERASI

1. STRUKTUR SISTEM OPERASI
Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi. Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah  penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.
Berikut ini adalah Struktur Sistem Operasi;
• Struktur Sederhana ( system Monoiltik )
• Sistem Berlapis  ( layered system )
• Kernel Mikro
• Modular ( Modules )
• Mesin Maya (  Virtual Machine )
• Client-Server Model

• Sistem Berorientasi Objek baca selengkapnya

Sabtu, 17 Maret 2012

KPK Tetapkan Walikota Semarang Tersangka Suap

 
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Walikota Semarang Soemarno HS sebagai tersangka baru dalam kasus suap pembahasan dana APBD Kota Semarang tahun 2011-2012.

"KPK telah menetapkan SHS (Walikota Semarang) sebagai tersangka," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP melalui siaran pers di Jakarta, Jumat 16 Maret 2012.

Menurut Johan, penetapan Soemarno HS sebagai Tersangka merupakan hasil pengembangan penyidikan dari tiga tersangka kasus dugaan tindak pidana terkait pemberian sesuatu kepada penyelenggara negara terkait pembahasan APBD Kota Semarang tahun 2011-2012. Soemarno diduga ikut memberikan suap kepada Anggota DPRD dalam pembahasan APBD Kota Semarang.

"Yang bersangkutan diduga melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUH Pidana," jelas Johan.

Dugaan keterlibatan Soemarno terungkap dalam persidangan kasus suap yang digelar di Pengadilan Tipikor Semarang. Saat membacakan dakwaan, Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi, menyatakan bahwa Ahmat Zaenuri tidak sendirian dalam melakukan tindak pidana suap kepada anggota DPRD Semarang.

"Untuk memperlancar pembahasan rancangan kebijakan umum anggaran prioritas plafon anggaran sementara tahun anggaran 2012, selanjutnya Soemarmo melakukan pertemuan dengan anggota DPRD Kota Semarang, antara lain Agung Purno Sarjono," kata Jaksa Pulung Rinandoro saat membacakan dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Semarang, Kamis 9 Februari 2012.

Menurut Jaksa, dalam pertemuan itulah Agung Purno Sarjono meminta disediakan uang sebesar Rp10 milyar. "Pak Wali itu tolong dipikirkan untuk pembahasan APBD sebesar Rp10 milyar," kata Agung ditirukan Pulung.

Kemudian dari pertemuan itulah diselenggarakan pertemuan beberapa kali dengan pimpinan parpol. Hasil pertemuan menyepakati bahwa semua pemberian uang itu akan dikoordinasikan oleh terdakwa.

Walikota Semarang, Soemarno Hadi Saputro, sebelumnya sudah membantah terlibat dalam kasus suap yang dilakukan anak buahnya. "Oh tidak ada. Saya malah tidak tahu ada suap itu. Sama sekali tidak tahu," kata Soemarno, usai menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Jakarta, Selasa 10 Januari 2012.

Menurut Soemarno, upaya suap yang dilakukan Zainuri kepada Anggota DPRD terkait pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tanpa sepengetahuan dirinya. "Itu tanpa sepengetahuan saya," ujarnya.

Kasus ini mencuat pada 11 November 2011, di halaman parkir gedung DPRD Semarang, KPK menangkap anggota DPRD dari fraksi Partai Demokrat Sumartono, Agung Purna Sarjono dari Fraksi PAN, dan Sekretaris Pemerintah Kota Semarang Ahmad Zainuri.

Ketiganya ditangkap segera setelah melakukan transaksi pemberian uang dari Ahmad kepada Sumartono dan Agung. Pemberian uang tersebut diduga terkait untuk pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Semarang dan pembahasan kenaikan gaji dan penghasilan di Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

KPK mengamankan barang bukti di lokasi penangkapan berupa 21 amplop putih yang ada di mobil anggota DPRD tersebut dan sejumlah berkas yang ditemukan di ruangan kantor DPRD Semarang.

(sumber :www.vivanew.com)

kapan ya Indonesia kapan bersihnya dari KKN.  What do you think????