Pages

Tampilkan postingan dengan label Pemula. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemula. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Februari 2015

Makalah Pengenalan Router, Fungsi, kelebihan dan kekurangan Router

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1.       Latar Belakang
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer, dan peralatan lainnya yang terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan.
Router adalah piranti penting dalam sebuah jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan suatu jaringan ke jaringan lain yang berbeda tipe dan maupun jenisnya, Misal suatu LAN ingin dihubungkan dengan WAN maka perangkat router inilah yang akan berfungsi sebagai penghubung antara keduanya, Kerusakan pada sebuah router yang telah terintegrasi pada jaringan tentu menjadi masalah besar jika tidak ditangani dengan benar. Untuk itu pemahaman tentang router akan sangat mempermudah dalam proses penanganan troubleshooting-nya.
1.2.       Rumusan Masalah
Dalam makalah ini secara garis besar hal-hal yang kita bahas adalah sebagai berikut:
·         mengenal router secara umum,
·         memahami Fungsi router secara umum.

1.3.       Tujuan
Adapun tujuan yang diharapkan dapat dicapai  router antara lain :
·         mampu mengoperasikan sebuah router secara umum,
·         mampu memahami fungsi router secara umum,
·         mampu memahami jenis-jenis router.




BAB II
PEMBAHASAN

2.1.       Pengertian Router
Router adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan, baik jaringan yang sama maupun berbeda dari segi teknologinya seperti menghubungkan jaringan-jaringan berbeda yang menggunakan topologi Bus, Star, ataupun Ring.
Secara mendalam router sendiri adalah sebuah alat yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Adapun proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.

2.2.  Fungsi Router
a.       Router berfungsi utama sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Perbedaannya dengan Switch adalah kalau switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).
b.      Router menstranmisikan informasi dari satu jaringan ke jaringan lain yang sistem kerjanya sama dengan BRIDGE.
c.       Digunakan juga untuk menghubungkan LAN ke sebuah layanan telekomunikasi seperti halnya telekomunikasi leased line atau Digital Subscriber Line (DSL). Router digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah koneksi leased line seperti T1, atau T3, sering disebut sebagai access server. Untuk Selengkapnya Silahkan Download PDFnya :D



Selasa, 16 Desember 2014

KEKURANGAN DAN KELEBIHAN LINUX




         Setelah mengetahui windows dan linux dari berbagai segi, sekarang kita bisa menganalisis kekurangan dan kelebihan dari keduanya. Berikut ini adalah mengenai kekurangan dan kelebihan dari sistem operasi windows dan linux:
 

1.      Windows
a.       Kelebihan :
-  user friendly, ini disebabkan windows memang didesain agar user mudah untuk mengoperasi kan windows.
-     Aplikasi dan software banyak dipasaran,banyak software software yang kompatibel dengan windows
-     Lebih mudah mencari teknisi jika terjadi crash, karena banyak teknisi yang mengerti sistem opersi windows
b.      Kekurangan :
-        biaya lisensi yang cukup mahal, Windows XP berharga sekitar US$300.
-     Tingkat keamanan yang kurang karena banyak karena jumlah virus yang dapat merusak windows sangat banyak.
-      Jika ada celah dalam windows, konsumen hanya bisa menunggu pihak dari microsoft menutup celah tersebut, hal disebabkan karena windows bersifat closed source.
-          Perkembangan lambat, karena rilisnya produk baru tergantung dari pihak microsoft.
2.      Linux
a.       Kelebihan :
-        open source, tidak berlisensi dapat dikembangkan oleh siapa saja tentu yang mengrti soal linux (tingkat advanced).
-        Sedikitnya virus yang berkembang di linux membuat sistem operasi ini memiliki tingkat kemanan yang ckup tinggi.
-      Perkembangan linux sangat cepat, jika kita lihat dalam paper ini linux lebih banyak karena dalam satu tahun saja linux dapat merilis lebih dari satu sistem operasinya yang terbaru.
b.      Kekurangan :
-     susah mencari teknisi jika terjadi crash, karena tidak begitu banyak orang yang mengerti linux bila dibandingkan dengan windows. Namun saat ini sudah banyak orang yang beralih ke linux.
-       Tidak user friendly, karena tampilan yang sulit dimengerti oleh user.
-        Banyak software/aplikasi yang tidak kompatibel dengan windows.


Berikut ini adalah tabel perbandingan antara sistem operasi windows dan linux :

Pembanding
Windows
Linux
Sifat
close source
open source
kernel
tidak ada pengubahan kernel, hanya penambahan kode( SP1, SP2,dst)
selalu berkembang, rilis teratur. info www.kernel.org
ketahahanan terhadap virus
lemah. Jumlah virus windows sangat banyak
kuat, jumlah virus linux sangat sedikit, karena keamanan yang kuat dan perkembangan kernel yang cepat.
keamanan
lemah
kuat
desktop
bawan windows
KDE, Gnome, LG3D, XFCE, dan banyak lagi yang lain
efek desktop
aero glass(vista)
ALGX, XGL, Beryl, LG3D
lisensi
berbayar
gratis
dukungan hardware
semua hardware dispastikan didukung oleh windows
kurang
Aplikasi
Sangat banyak, dan mudah didapat
Banyak, namun tidak sebanyak window
 

SUMBER

PERBEDAAAN SISTEM OPRASI LINUX DAN WINDOWS DARI SEGI KENYAMAN DAN KEAMANA

Berikut ini adalah beberapa hal yang membedakan sistem operasi windows dan linux dilihat dari segi kenyamanan untuk pengguna:  
  1.  1.  Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)
    Jika dilihat dari sisi HAKI, SO Windows dan kebanyakan program-program aplikasinya, kepemilikan lisensi (rata-rata berharga $200 USD) merupakan sarat mutlak untuk penggunannya.                                           
    Sementara Linux dan program-program aplikasinya dilain pihak berlisensi gratis dan justru mendorong para penggunanya untuk menyebarluaskan perangkat lunak tersebut.

    2.      Instalasi dan Kelengkapan Program
    Windows adalah sistem operasi, itu sebabnya Windows   tidak  menyediakan banyak   program setelah  diinstal. Kalaupun ada mungkin Anda hanya akan menemukan Internet Explorer, Media Player, Notepad, dan beberapa program kecil lainnya.
    Ini sangat berbeda dengan Linux. Sekalipun Linux juga suatu sistem operasi, tetapi Linux disertai dengan banyak program didalamnya. Setelah diinstal, Anda akan menemui banyak program dari hampir semua kategori program. Sebut saja kategori Office Suite, Multimedia (Sound, Video, Graphics), Internet (Browser, Email, Chat, Downloader, Messenger, Torrent, News), 3D, Games, Utility, dll. Dengan waktu instalasi yang hampir sama, Anda bukan hanya mendapatkan suatu sistem operasi tetapi juga semua program yang diperlukan untuk kegiatan sehari-hari di Linux.

    3.      Sistem File
    Windows menggunakan FAT dan NTFS. Windows tidak membedakan penggunaan nama file dengan huruf besar dan huruf kecil (case insensitive). Windows mengenal juga istilah drive untuk device dan partisi. Windows memiliki MyComputer sebagai root, yang didalamnya terdapat berbagai drive dan device. Windows juga tidak bisa membaca file sistem Linux (tanpa memanfaatkan program terpisah). Di sistem file, ekstensi nama file di Windows memiliki peranan penting. 
    Sementara Linux menggunakan ext2, ext3, reiserfs, xfs, jfs dan lain sebagainya. Linux dapat membaca dan menulis ke FAT32, dan dapat membaca dan  menulis NTFS (eksperimental dan memanfaatkan proyek terpisah). Linux membedakan penggunaan huruf besar dan kecil dalam berbagai aspek penggunaan sistem operasi. Di Linux, istilah drive tidak digunakan. Yang digunakan adalah direktori biasa. Apabila dibandingkan dengan Windows, Linux mengenal direktori root (disimbolkan dengan /), yang didalamnya terdapat berbagai direktori dan device. Di Linux, ekstensi nama file tidak memiliki peranan penting. 

    4.       Sistem Distribusi
    Windows hanya mengenal satu distribusi  yaitu Microsoft. Sementara, Linux mengenal banyak distribusi yang merupakan kumpulan kernel Linux, pustaka – pustaka sistem, dan software – software yang dibungkus dengan prosedur tertentu. Yang membedakan antar distribusi bisa saja pada semua bagian tersebut (kernel yang berbeda versi dan pengaturan, software dan pustaka yang berbeda), termasuk prosedur pemaketannya. 

    5.      Progam Aplikasi
    Windows unggul untuk aplikasi Office-nya. Diakui bahwa Microsoft Office termasuk tool yang sangat enak untuk bekerja di PC seperti menyiapkan presentasi, tulisan, laporan, agenda dll.  
    Linux unggul dalam aplikasi Webserver, proxy server, firewall, mail server, Samba dll. Pada aplikasi server umumnya X-Windows tidak lagi digunakan di Linux, oleh karena itu Linux biasanya lebih hemat resources (memory & harddisk) di bandingkan Windows. Sementara komunitas Linux juga berusaha keras untuk mengejar ketinggalannya dalam aplikasi Office-nya dengan mengembangkan StarOffice yang dimotori oleh Sun Microsystems hardware tidak bisa bekerja di Linux. Hal ini bisa terjadi karena pembuat hardware tidak menyediakan driver versi Linux. Untungnya, belakangan ini cukup banyak vendor yang sudah memberikan dukungan driver Linux. Dan pengenalan Linux akan hardware semakin lama semakin meningkat sehingga mulai jarang terdengar permasalahan hardware di Linux.

    6.      Menangani Crash
    Dibandingkan dengan Windows 95/98/ME, Linux jauh lebih stabil. Namun jika mengikuti petunjuk sistemnya dengan baik, Windows XP juga cukup stabil.
    Unix dan Linux mempunyai sifat multi-user. Linux menjalankan aplikasi secara berbeda dengan Windows. Ketika suatu aplikasi terkunci, Anda dapat mematikannya dengan mudah. Cukup menekan kombinasi tombol Ctrl + Esc, dan dapat memilih aplikasi (atau proses) mana yang bermasalah. Dan jika sistem grafis yang terkunci, bisa berpindah ke command-prompt (dengan menekan Ctrl+Alt+F1) dan membunuh proses software secara manual. Juga tersedia pilihan untuk merestart desktop saja dengan menekan Ctrl+Alt+Backspace. Ini berarti tidak harus melakukan reboot sekalipun sistem Linux sedang mengalami masalah.

    Sedangkan beberapa hal yang membedakan sistem operasi windows dan linux dilihat dari segi keamanan untuk pengguna adalah sebagai berikut:

    1.      Spyware
    Spyware adalah suatu masalah yang cukup umum di dunia Windows. Biasanya program spyware mengamati, mengumpulkan dan mengirimkan sebuah data ke suatu server. Untuk hal yang lebih positif, program ini biasanya dipergunakan untuk keperluan marketing. Sayangnya, ada juga yang berniat buruk yaitu dengan mencuri identitas, kartu kredit, dan tindakan negatif lainnya. Tidak banyak program spyware yang menginfeksi Linux mengingat cara kerja Linux yang lebih susah untuk ditembus. PCLinux telah menyediakan pre-instal Firewall untuk melindungi sistem Anda dan bisa diaktifkan melalui PCLinux Control Panel.

    2.      Security dan Virus
    Salah satu masalah utama di Windows yang paling sering di temukan adalah virus dan spyware. Dari tahun ke tahun permasalahan ini bukan semakin mengecil tetapi malah semakin membesar. Ini semua terjadi karena banyak lubang keamanan di Windows yang bisa dieksploitasi oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.
    Linux diturunkan dari sistem operasi Unix yang memiliki tingkat keamanan lebih kuat. Itu sebabnya tidak ada banyak virus di Linux dan kalaupun ada tidak bisa berkembang biak dengan pesat dan biasanya tidak mampu membawa kerusakan yang besar. Sekalipun tidak sepenting di Windows, beberapa program anti virus di linux masih bisa ditemukan, seperti ClamAV danF-Prot. PCLinux telah menyediakan anti virus ClamAV yang bisa ditemukan pada menu Start > Applications > FileTools > KlamAV.
      
    3.      Waktu Pengoperasian
    Sebagai SO personal workstation, Windows akan sering dimatikan apabila ditinggalkan pemiliknya untuk menghemat listrik karena tidak akan ada orang lain yang akan menggunakan komputer itu.
    Sistem Linux dirancang untuk bisa digunakan bersama-sama oleh banyak orang. Karena itu perlindungan berkas dan proses-proses milik seseorang terhadap orang lain menjadi porsi besar dari perhatian perancangnya. Pada sistem Linux (dan Windows NT/2000/XP) identifikasi user sangat menentukan hak akses pengguna. Karena itu akan banyak ditemui pengguna Linux yang bekerja dengan user root (nama super user di dunia Unix).